Kampung narkoba Jalan Masjid Taufik, Gang Beringin II, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Timur kembali digerebek petugas gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur. Dalam penggerebekan ini, petugas mengamankan lima orang tersangka. Namun, ketika petugas hendak membawa kelimanya, seorang perempuan berkerudung motif bunga tiba-tiba saja teriak dan menangis histeris.

“Guna mengamankan lokasi, polisi juga mengerahkan beberapa unit mobil taktis di antaranya water canon,” ujar Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP I Gede Nakti Widhiarta, Kamis 2 Agustus 2018.

Baca juga :

“Jangan dipukul abang. Jangan dipukul. Jangan main hakim sendiri,” teriak wanita yang rambutnya dikucir belakang itu. Meski suasana sempat memanas, namun polisi tetap melakukan penyisiran. Tiap rumah yang dicurigai sebagai sarang narkoba digeledah.

Sewaktu melakukan penggeledahan, terdapat beberapa ibu – ibu dan warga sekitar yang mencoba menghalangi proses penindakan.

“Jangan dipukuli anak ku. Jangan Tembak dia. Aku polisi, aku polisi,” kata wanita tersebut dipapah oleh kerabatnya, Kamis (2/8). Melihat perempuan itu, petugas berpakaian sipil kemudian berusaha menenangkannya. Namun, wanita ditaksir berusia 60 tahun tersebut tetap ngotot, sembari berusaha mendekati anak laki-lakinya yang ditangkap polisi.

“Aku pun polisi, Bang. Aku polisi,” katanya menepuk-nepuk dada. Ketika perempuan itu menangis, kerabatnya ikut teriak-teriak. Seorang perempuan lainnya yang mengenakan kaus garis-garis hitam putih meminta polisi tidak memukul salah satu tersangka.

Perwira berpangkat dua melati emas di pundak ini mengatakan, adapun barang bukti yang diamankan berupa satu buah kunci letter T, paketan sabu, alat isap (bong) dan buku rekapan judi togel. Kemudian, sambung Nakti, barang bukti lainnya berupa sebuah topeng, parang pendek, serta 16 butir amunisi.

“Selain melakukan penggerebekan di sini, kami juga menggerebek Jalan Maplindo, Gang Kurcica 2. Hasilnya, lima orang tersangka yang diduga pecandu dan pengedar narkoba kami amankan,” kata Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti.

“Dugaan sementara, barang-barang yang kami temukan ini digunakan untuk melakukan aksi begal dan perampokan. Selanjutnya, kelima tersangka ini akan kami bawa komando guna pengembangan,” lanjut Nakti.

Hal senada disampaikan Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu. Mantan Kapolsek Patumbak ini mengatakan, pihaknya lebih dulu melakukan under cover buy di lokasi.

“Setelah informasi akurat bahwa tersangka berada di rumahnya, tim langsung melakukan penggerebekan. Upaya gerebek kampung narkoba ini bagian dari pemberantasan begal. Sebab, salah satu pemicu utama tindak perampokan dan aksi kejahatan jalanan adalah narkoba,” pungkas Wilson.

Saat kelima tersangka digiring ke mobil tahanan, warga berkumpul sembari memfoto polisi dan barang bukti. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga tampak macet. Sejumlah kendaraan terlihat parkir di badan jalan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here